Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I 2020 Diikuti Oleh 4500 Mahasiswa
Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN kembali memberikan kesempatan kepada lebih dari 4.500 mahasiswa dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I Tahun 2020 yang melibatkan 110 BUMN dan 136 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta yang ada di seluruh Indonesia. Proses match up data antara BUMN dan PTN/S dilakukan di Assembly Hall Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta dengan menghadirkan perwakilan masing-masing BUMN dan PTN/S pada hari Rabu (15/01) di Jakarta..
Program unggulan FHCI ini telah mengikutsertakan lebih dari 16.400 mahasiswa untuk melakukan magang di semua BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia sejak semester kedua tahun 2018. Keseluruhan mahasiswa tersebut terbagi dalam 4 angkatan, dengan rincian tahun 2018 sebanyak 1 angkatan, tahun 2019 2 angkatan, dan tahun 2020 baru berjalan 1 angkatan.
Landasan utama dari program ini adalah Nota Kesepahaman antara Kemenperin, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemnaker, dan Kementerian BUMN tahun 2016 tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri, serta dikuatkan dengan Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kemenristekdikti tahun 2019 tentang Program Magang Mahasiswa Bersertifikat Kompetensi melalui Pendekatan Keterkaitan dan Kesesuaian dengan industri di BUMN. PMMB merupakan program yang bertujuan untuk memberikan pengayaan wawasan dan keterampilan mahasiswa untuk mempersiapkan dan menciptakan SDM Indonesia Unggul terutama dalam menghadapi persaingan global melalui link and match kurikulum Industri dan Perguruan Tinggi.
PMMB ini juga sejalan dengan program utama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin untuk melanjutkan program pembangunan dengan tagline “SDM Unggul, Indonesia Maju”. Direktur Executive FHCI, Sofyan Rohidi MBA, dalam pemaparannya mengatakan bahwa program ini mendapat sambutan yang positif dari berbagai pihak, baik dari BUMN dan PTN/S dan Mahasiswa.
“Bagi BUMN, program ini dapat sekaligus menjadi alternatif ajang pencarian putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama BUMN. Sedangkan bagi PTN/S dan Mahasiswa, program ini dapat membantu mengembangkan kurikulum/sylabus dan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global”, ungkap beliau.
Hingga saat ini tercatat sudah 300 PTN/S yang ikut menandatangani MoU dengan FHCI sebagai komitmen turut mendukung program ini dengan rutin mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti magang di BUMN. Harapan dari BUMN adalah melalui program ini dapat mencetak lulusan yang siap kerja. Hal ini juga sejalan dengan harapan dari PTN/S, di mana para mahasiswa magang yang dinilai layak dapat menjadi alternatif sumber rekrutasi (sourcing) bagi BUMN.
Sumber/foto : Kementerian BUMN
Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS