Menjadikan Karyawan sebagai Energy Charger

P.I.O

Dalam tempat kerja terdapat berbagai macam karakter dan keahlian yang khusus dari setiap karyawan. Ada karyawan yang cerdas dan kompeten dalam tugasnya, sehingga sangat diandalkan oleh atasannya. Ada juga yang cenderung memiliki sikap yang cuek, individualis, pemarah serta ketus. 

Ini tentunya akan bisa membuat orang lain menjadi sulit dalam bekerja sama. Akibatnya individu tersebut bekerja sendiri, karena teman-­temannya yang sungkan bekerja dengannya. Pada akhirnya akan menyebabkan karyawan tidak mendapatkan promosi jabatan ataupun pekerjaan. 

Namun demikian ada pula karyawan yang meskipun memiliki banyak tanggung jawab, tetapi dia tetap tersenyum ramah dan suka menolong sesama teman kerjanya. Bahkan mampu memberikan energi positif di seluruh tempat kerja. Hingga akhirnya karirnya semakin berkembang pesat, dan bisa jadi terdaftar high potensial di perusahaan. 

Apakah masalah menjadi penyebab yang membedakan dua karakter tersebut? Pambudi Sunarsihanto, praktisi HjRD dalam akun facebook miliknya mengatakan bahwa masalah yang dihadapi seseorang bukanlah penyebab seorang menjadi pemarah atau murah senyum dalam tempat kerjanya. 

Setiap orang hidup (dan bekerja) tentu saja memiliki masalah. Namun yang membedakan adalah kemampuan seorang, dalam menghandle dan memanage dengan baik (dan menyimpan untuk diri sendiri) atau tidak. Sehingga membuatnya tidak mudah meluapkan masalah dengan cara uring-­uringan kepada orang lain. 

“ JIka kita bertemu dengan karyawan yang  pemarah dan uring-­uringan, seolah­-olah energi kita habis hanya untuk mengurusi mereka. Bisa juga disebut dengan energy drainer, karena tiap kali bertemu tampangnya uring­-uringan dan memasang muka yang tidak menyenangkan. Tetapi jika kita bertemu dengan seorang yang berkarakter murah senyum dan ramah, tentu kita juga merasakan energy yang baik seperti energy charger yang membuat kita seakan fresh kembali,” tandas Pambudi. 

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kita seorang yang drainer energy atau energy charger? Di dalam tempat kerja tentu kita tidak sendirian. Karena biasanya memiliki banyak rekan kerja. Perlu bagi kita untuk bekerja dengan orang lain, saling membantu dan member dukungan serta kerjasama dengan orang lain. Karena pada prinsipnya kita bekerja tidak sendiri. Jika kita bekerja dengan muka yang cemberut dan sering uring­-uringan, tentu rekan kerja tidak mau berurusan dengan kita. Akibatnya pekerjaan kita akan tidak complete, dan kelamaan akan mempengaruhi performance (dan promosi) kita. 

“ Ketika semua itu terjadi, satu-­satunya yang bisa disalahkan adalah orang yang berdiri di depan cermin tadi pagi (diri anda sendiri!), “ ujarnya. 

Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk menyebarkan energi positif kepada orang lain. Sebesar apapun masalah yang terjadi, kita seharusnya menyembunyikan kesedihan tetapi berbagi kebahagiaan. Jika kita berbagi kesedihan tentu akan menambah permasalahan yang semakin besar, tetapi jika bisa berbagi kebahagiaan akan menambah kebahagiaan kita sendiri. Mereka tidak ada hubungannya dengan masalah yang kita miliki. 

“ Lebih baik memilih untuk menyimpan masalah dan berbagi kebahagiaan kepada orang lain. Selain itu ternyata berbagi kebahagiaan dengan orang lain akan meningkatkan kebahagiaan kita sendiri, dan tentu juga dapat memberikan energi positif kepada orang lain” tuturnya. 

Dalam menyebarkan energi positif di tempat kerja, terdapat berbagai cara yang bisa kita lakukan, diantaranya sebagai berikut: 

∙ Mulai dengan berpikir positif terhadap segala sesuatu yang bisa kita pelajari. 

∙ Kenali sisi positif dari rekan kerja, dengan memperhatikan siapa saja rekan terdekat. Kemudian catat tiga hal positif tentang mereka. 

∙ Memberitahu rekan kerja mengapa kita menghargai mereka, dengan berbicara yang positif tentang rekan kerja. Karena kita bisa saling belajar satu dengan yang lain dari hal positif yang dimiliki kedua belah pihak. 

∙ Memberikan perhatian penuh, dengan melihat, mendengarkan dan menunjukkan kepedulian kita pada mereka. Hal itu bertujuan untuk memberikan energy positive kita kepada mereka. ∙ Membuat mereka tersenyum. Energi positif yang timbul dari senyuman rekan kerja akan kembali ke tubuh kita, menyebarkan energi positif untuk senyum kita yang lebih besar dan bersemangat lagi. 

Sumber: FB Pambudi Sunarsihanto/businessinsider.com