Kecemasan yang Berlebihan dapat Menurunkan Kinerja Karyawan

P.I.O

Dalam menghadapi pekerjaan di kantor, seorang karyawan tentu sering mengalami tekanan kerja. Baik berupa masalah pekerjaan yang menumpuk dan belum selesai, hingga kepada hubungannya dengan rekan sekerja ataupun atasannya. Tekanan kerja tersebut jika dibiarkan akan menimbulkan kecemasan atau generalized anxiety disorder.

Gangguan kecemasan ini dapat mempengaruhi kinerja kerja seseorang, karena menyerang mental dan pikiran manusia. Tentu bukan hal yang bagus bila kinerja menurun akibat kecemasan yang berlebihan. Ini kemudian dapat menimbulkan memudarnya rasa percaya diri dan menimbulkan  kekhawatiran tentang hal yang belum tentu terjadi. 

Kecemasan berlebih biasanya menyerang karyawan ketika dipercaya menjadi pembicara dalam rapat, menghadiri acara perusahaan, berpakaian tidak tepat, bahkan menggunakan toilet umum bersama orang lain. 

Jonathan Berent, psikoterapis juga seorang konsultan kinerja bisnis, mengungkapkan terdapat lima isu dasar yang memicu kecemasan terhadap mereka yang bekerja. Diantara adalah  ketakutan berbicara di depan umum, berinteraksi dengan orang asing atau  mereka yang dianggap penting, mengambil tantangan baru,. Serta perasaan takut mengalami kesalahan yang akan membuat dirinya merasa dipermalukan.

Dalam sebuah penelitin yang diadakan oleh oleh Anxiety Disorder Association of America (ADAA), mengungkapkan bahwa 40 persen karyawan mengalami gangguan kecemasan dalam lingkungan kerja. Hanya seperempat dari jumlah itu yang memberitahu orang lain, terutama  atasan  mengenai gangguan kecemasan yang di hadapi. Bahkan para karyawan dengan gangguan kecemasan ini, terpaksa harus menghadapi ketakutan terus-menerus saat harus  membuat presentasi,  menjadi pembicara dalam konfrensi   atau  berpidato yang tidak bisa dilepaskan dari lingkungan kerja.

Apabila kecemasan yang berlebihan tersbut tidak segera ditangani, maka akan  bisa  menyebabkan menurunnya kinerja seseorang.  Akibatnya mereka akan kehilangan kesempatan untuk membuktikan kualitas kerja yang dimiliki.(Artiah)

 

Sumber/foto: aura.co.id/dailymail.co.uk