Orang Narsis Cenderung Melakukan Kamuflase Mental

psychology

Kepribadian dan karakter menjadi sesuatu yang unik dalam diri manusia. Tentu dengan berbagai macam karakter tersebut, seseorang harus bisa beradaptasi dalam berinteraksi dengan  orang lain. Namun kadang kala terdapat juga kepribadian yang lebih mementingkan dirinya sendiri (egois), dan ini disebut dengan kecenderungan narsis.

Seorang narsis memiliki kecenderungan hanya mengikuti kemauannya, walau ia telah meminta pendapat orang lain. Selain itu dirinya juga suka menceritakan tentang kehebatannya sendiri, dan tidak tertarik pada apa yang dibicarakan oleh orang lain.

Seorang yang narsis juga percaya bahwa   mereka memiliki keunikan tersendiri untuk dimengerti oleh orang biasa, dan mereka merasa sangat patut dikagumi orang lain.

Menurut Zari Ballard, ahli kepribadian narsistik menjelaskan bahwa  seorang narsis tidak peduli dengan apa yang dirasakan orang lain. Mereka lebih cenderung menikmati kepribadiannya yang dingin, selain itu mereka juga susah untuk berubah dan mengontrol hidup mereka dengan metode mereka sendiri.

Orang dengan kepribadian narsis sangat menjaga dirinya agar tidak terlihat lemah, karena mereka sangat takut orang lain akan mengambil keuntungan darinya. Untuk itu seorang narsis akan lebih suka memperlihatkan dirinya yang kuat dan berkuasa sebagai kamuflase. Mereka anti memperlihatkan perasaannya pada orang lain, karena menganggap hal tersebut adalah sebuah kelemahan. Akibaatnya mereka hidup dalam kelelahan,  karena terlalu memikirkan emosi dan mnebak bagaimana orang lain berpikir tentang mereka.

 

Sumber/gambar: liputan6.com