17 Persen Pekerja Senior Merasa Kurang Dihargai oleh Perusahaan

Remuneration

Tidak setiap orang  bisa mendapatkan pekerjaan impiannya, dan mereka juga menyadari bahwa sebagian besar dari pekerjaan yang tersedia saat ini seringkali tidak sesuai dengan keinginan. Hal tersebut ternyata juga dialami oleh sebagian besar karyawan, setidaknya itulah yang disampaikan sebagai hasil penelitian dari perusahaan rekrutment Robert Half di Inggris seperti yang dikutip dari sebuah situs human capital yang berbasis Singapura.

Menurut penelitian tersebut hampir seperlima (17%) orang berusia di atas 55 tahun kurang menikmati pekerjaan yang mereka tekuni saat ini. Bahkan para pekerja dari generasi X juga mengalami hal yang sama, sekitar 16% karyawan berusia 35-54 tahun mengakui bahwa mereka juga tidak senang atas pekerjaannya sekarang. Bagi generasi millenials jumlah ini bahkan dua kali lipat.

Hal ini sedikit berbeda dengan apa yang dialami oleh generasi karyawan yang lebih senior, karena hanya sekita 8% dari mereka yang berusia 18-34 tahun mengaku tidak bahagia dalam pekerjaan mereka. 

Dalam sebuah penelitian lain yang diadakan di  Inggris, mendapati bahwa seiiring dengaan bertambahnya usia maka tingkat kebahagiaan mereka dalam bekerja juga mengalami penurunan signifikan. Karena hal-hal yang mempengaruhi kebahagiaan karyawan dapat dibilang disebabkan oleh hal-hal yang universal.

Misalnya, pada generasi yang lebih tua, mereka lebih banyak terpengaruh oleh stres di tempat kerja. Sepertiga (34%) dari mereka yang berusia di atas 35 tahun merasakan tekanan tersebut meningkat. Angka ini secara signifikan lebih rendah untuk anak usia 18-34 tahun, dimana hanya seperempat (25%) dari mereka, yang mengatakan bahwa mereka menderita stres.

Mungkin hal ini tidak terlalu  mengejutkan, demikian juga adanya peningkatan keluhan tentang keseimbangan kerja dengan kehidupan sosial mereka. Secara total, 12% dari mereka yang berusia 35-54 dan 17% dari mereka yang berusia di atas 55 tahun mengatakan, bahwa mereka berjuang untuk menjaga keseimbangan dalam setiap aspek kehidupan sosial mereka. Sebagai perbandingan hal ini hanya terjadi pada 1 dari 10 pekerja dari generasi millenials.

Salah satu isu utama yang mempengaruhi karyawan berusia di atas 35 tahun, adalah merasa kurang dihargai. Seperempat (25%) dari 35-54 tahun merasa tidak mendapatkan penghargaan sesuai dengan jasa mereka, dan angka ini meningkat menjadi 28% untuk mereka yang berusia di atas 55 tahun. Sementara itu hanya 15% staf berusia 18-34 tahun, yang merasa penghargaan kepada mereka kurang sesuai.

Menurut Phil Sheridan, Senior Managing Director di Robert Half UK, karyawan yang berusia di atas 35 tahun memiliki pengalaman berharga yang berguna bagi perkembangan organisasi. Untuk itu sangat penting untuk memperhatikan kenyamanan mereka dalam bekerja. Dengan kata lain bisnis perlu berinvestasi, yang berguina untuk mendukung kenyamanan bekerja dari staf mereka di semua tingkat. 

"Hal-hal sederhana seperti melakukan review kinerja reguler, menawarkan kesempatan baru untuk belajar dan menetapkan tujuan karir yang ambisius merupakan sebagian dari langkah yang dapat memberikan rasa penghargaan kepada karyawan senior. Serta memberikan kepastian juga -bahwa kaarir mereka tetap berlanjut dan tidak stagnan, " demikian jelasnya lebih jauh.

 

Sumber/foto : humanresourcesonline.com/changeboard.com