Agar bisa meraih kesuksesan di tempat kerja, seorang karyawan harus berusaha untuk bekerja keras agar memperoleh hasil maksimal. Namun kerja keras saja tidak cukup karena masih dibutuhkan pula beberapa hal lain, seperti kepercayaan diri, mau terus belajar, kemampuan memperluas relasi, punya tujuan dan juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Menurut artikel dalam majalah Fortune disebutkan bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam karier, tidak bisa didapatkan hanya dalam waktu satu hari namun butuh waktu yang panjang dan kemauauan keras untuk mencapainya. 

Berikut terdapat tiga cara yang bisa dilakukan, untuk membuat karier menanjak di tempat kerja:

Memperkuat Kontribusi. Pada awal karier biasanya karyawan akan merasakan sedikit ketidaknyamanan ataupun rasa canggung dalam bekerja di tempat baru. Untuk itu cobalah untuk ikut terlibat dalam proyek yang sedang berjalan. Karena dalam pekerjaan, tidak pernah ada kata terlalu dini untuk terlibat, hadapi tantangan yang ada, dan mulai berbagi perspektif atau beri masukan berharga untuk perusahaan. 

Cobalah untuk fokus dengan bagaimana cara membangun tim yang solid, melayani klien perusahaan sebaik-baiknya, dan berikan ide-ide cemerlang untuk kemajuan perusahaan.

Bersikaplah seperti profesional dengan memperluas wawasan dengan menjalin hubungan dengan banyak orang, serta jangan pernah berhenti belajar dan mencari pengalaman baru demi perkembangan karier. 

Meningkatkan Kemampuan. Selalu ada kesempatan untuk berlatih dan memperbaiki kemampuan yang dimiliki, apalagi saat ini teknologi terus berkembang di segala bidang. Hal ini berlaku pada setiap titik dalam karier, entah itu sebagaai pekerja magang atau telah bekerja bertahun-tahun di sebuah perusahaan

Dalam perusahaan manapun pastinya akan  terus ada perubahan maupun perkembangan, dan yang pasti keterampilan baru akan selalu dibutuhkan. Selain itu jangan pernah bersikap anti kritik, jika ada masukan, anggap sebagai saran yang bisa membangun karier.

Sebuah kemauan untuk belajar merupakan karakteristik penting untuk berhasil dalam karier. Tanamkanlah rasa percaya diri dan jangan sungkan juga meminta masukan atau bantuan dari rekan kerja, jika merasa tak mampu menghadapi masalah. Karena terkadang peluang dan perkembangan karier yang profesional bisa saja datang kapan saja.

Bersikap Fleksibel. Berhasil dalam dunia bisnis dan kerja saat ini bukan hanya bekerja 8 jam sehari mulai dari pukul 9 pagi sampai 5 sore. Sebaiknya tidak hanya terpaku dengan jam kerja kantor, yang utama adalah bagaimana pekerjaan yang dilakukan berkualitas dan dihargai oleh perusahaan.

Budaya bisnis saat ini jauh lebih fleksibel daripada di masa lalu, sehingga karyawan berbakat bisa mengurus diri sendiri, fokus pada kualitas kerja, dan menikmati apa yang mereka lakukan. Carilah etos kerja serta tanamkan pikiran bahwa pekerjaan yang dilakukan setiap harinya cukup berharga untuk dilewatkan. Ini akan mampu memompa semangat dalam bekerja dan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik, sehingga akan berdampak positif bagi kemajuan karir di tempat bekerja.(Anto)

 

Sumber/foto : fortune.com/liputan6.com

 

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara pada Rabu (8/3) memberhentikan dengan hormat  Aat Surya Safaat, sebagai Anggota Direksi Perusahaan Umum (PERUM) Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. 

Penyerahan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Wakil Pemerintah Sebagai Pemilik Modal Perusahaan Umum (PERUM) Lembaga Kantor Berita Nasional Antara nomor : SK-45/MBU/03/2017, tentang Pemberhentian Anggota Direksi Perusahaan Umum (PERUM) Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. tersebut dilakukan oleh Fajar Harry Sampurno Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan No 13 Jakarta Pusat.

Mengenai alasan pemberhentiaan Aat dari jabatannya tidak dijelaskan secara detail oleh kementerian.

Acara dihadiri oleh direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum (PERUM) Lembaga Kantor Berita Nasional Antara beserta Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian BUMN.(Anto)

 

Sumber/foto : bumn.go.id

 

Setelah santer dikabarkan akan mengganti Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) , akhirnya Tony Wenas bisa mengisi posisi di perusahaan tersebut sebagai Executive Vice President untuk PTFI. Hal tersebut dinyatakannya kepada detik.com pada Rabu (8/3) di Jakarta.

"Executive Vice President," katanya.

Sebelumnya pada Rabu (8/3) Tony sempat berkunjung ke Kementerian ESDM, untuk melakukan perundingan terbaru mengenai masa depan PTFI di Indonesia. Tony didampingi oleh direksi PTFI lainnya, Clementino Lamury. Mereka datang untuk bertemu dengan Sekjen Kementerian ESDM, Teguh Pamudji.

Tony sebenarnya bukan wajah baru di PTFI. Pada 2001-2010 lalu Tony pernah mebjabat sebagai Executive Vice President and director PTFI. Kemudian sempat berpindah mendduduki jabatan sebagai Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). (Anto)

 

Sumber/foto : detik.com/kontan.com

More Articles ...