Memahami Generasi Millenial Penting Dilakukan untuk Mendukung Kemajuan Perusahaan

Organization Development

INTIPESAN.COM - Angkatan kerja di Indonesia pada saat ini terdiri dari individu-individu yang berasal dari berbagai generasi. Generasi tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan tahun kelahiran diantaranya Baby Boomers, Generasi X (1965-1980) dan Generasi Y (Milenial), terakhir generasi Z (di atas tahun 2000).

Menurut penelitian, setiap generasi memiliki nilai-nilai (value) serta karakteristik yang berbeda, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan sosialnya. Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia bekerjasama dengan IOC menyelenggarakan Seminar Sehari dengan tema Bekerja Bersama dengan Generasi Milenial, yang berlangsung pada Sabtu (16/9) di Menara Sentraya, Jakarta Selatan. 

Wustari L Maundjaya dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) menjabarkan karakteristik yang menempel pada generasi milenial dan potensi yang bisa dihasilkan dari generasi milenial.

Pembicara lain, Ivan Ahda, CEO Maxima Indonesia mengatakan karakteristik yang paling terlihat dari generasi milenial adalah rasa kurang sabar pada satu perusahaan yang sama. Masa kerja dua tahun biasanya sudah dianggap lama oleh Gen Y karena mereka menganggap loyalitas tidak harus berbanding lurus dengan waktu dan alasan lain mereka cepat pindah karena tidak dikasih ruang untuk berkreasi.

"Sifat dasar generasi milenial itu ofensif dan agresif, apabila tidak diberikan ruang untuk inovasi dan berkreasi biasanya mereka akan pindah," ucapnya Ivan.

Selanjutnya, pembicara selanjutnya Pambudi mengingatkan bahwa saat ini kita hidup di VUCA era sehingga umur menjadi tidak terlalu penting, yang penting kemampuan dan kemauan karyawan dalam belajar, karena generasi milenial akan menentukan masa depan.

"Milenial akan menentukan masa depan perusahaan, potensi mereka luar biasa, tapi para pimpinan perusahaan harus menjadi pawang yang pawai," ucapnya.

Pambudi mengatakan dimensi waktu berubah dalam segala kegiatan, dicontohkan dulu banyak karyawan yang bertahan lama di satu perusahaan, sekarang hampir tidak lagi.

"Tiba-tiba dimensi waktu berubah, dimensi waktu mereka menjadi lebih pendek," ucap Pambudi.

Terakhir, Pambudi mengatakan bahwa generasi milenial membutuhkan sebuah perusahaan yang menyediakan VOICE (Vision, Opportunity, Incentive, Community, Entrepreneurship).

Hadir pada acara yang dibagi menjadi dua sesi yaitu Pambudi Sunarsihanto (Ketua Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia), M Kurnia Siregar (Presiden Director Loop Asia Consulting), Esa Sukmawidjya dari perwakilan Kemenpora. (Manur).