Budaya Perusahaan PT.PN XI  Berpedoman pada Komitmen dan Keteladanan

Culture

PT Perkebunan Nusantara XI atau PTPN XI merupakan pengembangan dari unit usaha perkebunan gula yang telah beroperasi sejak masa kolonial berkuasa di Hindia Belanda.

PT Perkebunan Nusantara XI atau PTPN XI merupakan pengembangan dari unit usaha perkebunan gula yang telah beroperasi sejak masa kolonial berkuasa di Hindia Belanda.

Kantor Pusat PTPN XI sendiri merupakan peninggalan HVA yang dibangun pada tahun 1924, dan merupakan lambang konglomerasi industri gula saat itu. Bentuk perusahaan berulang kali mengalami perubahan dan restrukturisasi terakhir terjadi pada tahun 1996 bersamaan dengan penggabungan 14 PTP menjadi 14 PTPN. Kemudian pada 1996 PT.Perkebunan Nasional XI berubah sesuai dengan  dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 Tahun 1996 tanggal 14 Februari 1996 dan merupakan gabungan antara PT Perkebunan XX (Persero) dan PT Perkebunan XXIV-XXV (Persero) yang masing-masing didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 6 Tahun 1972 dan No. 15 Tahun 1975. Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan yang dibuat berdasarkan Akte Notaris Harun Kamil SH, No. 44 tanggal 11 Maret 1996, telah dilakukan perubahan dan mendapat persetujuan sesuai Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-21048HT.01.04.Th.2002 tanggal 29 Oktober 2002. Dalam melaksanakan kegiatannya PTPN selalu berpedoman pada nilai-nilai budaya PTPN XI, yang merupakan keyakinan segenap insan perusahaan berperan sebagai sumber motivasi, daya dorong, dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku secara positif dan sinergis dalam menjalankan misi dan mencapai visi perusahaan. Budaya perusahaan bukan hanya didukung dengan kegiatan (not only an act), slogan, upacara, sistem, atau struktur, tetapi harus merupakan kebiasaan (habit). Budaya perusahaan merupakan pola perilaku yang menjadikan segenap jajaran terdorong untuk mengikutinya seara sukarela, senang hati, serta menciptakan makna, jatidiri, dan kebersamaan. Budaya PTPN XI yang hendak diwujudkan adalah budaya yang mampu mewujudkan suasana kerja yang kondusif dan kompetitif, serta memotivasi karyawan untuk berperan secara optimal; dapat menciptakan dan memanfaatkan peluang, memenangkan persaingan usaha, mampu menghadapi segala kondisi yang dihadapi serta meningkatkan efektivitas pencapaian visi perusahaan. Kunci sukses membangun budaya adalah:

  1. Kesamaan presepsi tentang pentingnya budaya bagi perusahaan
  2. Komitmen setiap insan perusahaan di seluruh level manajemen
  3. Keteladanan dari setiap pemimpin
  4. Dukungan sistem manajemen

    VALUES Amanah - Professional - Sinergi - Pelayanan Prima - Inovatif - Peduli   AMANAH Menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab serta keselarasan antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan.   PROFESIONAL Memiliki kompetensi, berkualitas, dan antusias untuk memberikan nilai tambah bagi perusahaan.   SINERGI Membina kerjasama antar individu dan bagian dengan optimal untuk mencapai tujuan.   PELAYANAN PRIMA Pelayanan terbaik yang diberikan perusahaan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan internal.   INOVATIF Berpandangan jauh kedepan, kreatif dalam pengembangan bisnis guna menjaga kesinambungan perusahaan.(Anto)   Sumber/foto : wikipedia.com/jalan2.com