Revitalisasi Corporate Culture BANK BNI

Culture

Budaya kerja yang dilahirkan Bank BNI pada tahun 2000-an dibangun bukan untuk kepentingan jangka pendek. Budaya kerja itu sebenernya pencerminan semangat, cita-cita, dan harapan yang tertentu bisa membentuk perilaku.

Budaya kerja yang dilahirkan Bank BNI pada tahun 2000-an dibangun bukan untuk kepentingan jangka pendek. Budaya kerja itu sebenernya pencerminan semangat, cita-cita, dan harapan yang tertentu bisa membentuk perilaku.

INTIPESAN.com - Budaya kerja BNI dibentuk dari semangat, cita-cita, dan perilaku insan BNI ini yang sudah ada sejak berdiri. Dan itu semua dirumuskan menjadi budaya kerja Bank BNI. “Jadi pada dasarnya setiap manajemen baru jika ingin melakukan keputusan pasti melihat budaya kerja kita terlebih dahulu, apa masih relevan? Apa masih kontekstual? Kalau masih ya tidak perlu ada perubahaan budaya kerja,” ujar Gatoet Gembiro Noegroho, General Manager Human Capital Bank BNI. Sejak tahun 2000-an Bank BNI telah memili corporate culture yang disebut dengan PRINSIP 46. Prinsip 46 terdiri dari 4 Pilar dan 6 Perilaku utama insan BNI, yaitu: 4 Pilar

  1. Profesional
  2. Integritas
  3. Orientasi Pelanggan
  4. Perbaikan tiada henti

6 Perilaku Utama Insan BNI

  • Meningkatkan kompetensi dari memberikan hasil tebaik.
  • Jujur, tulus, dan ikhlas
  • Disiplin, kompeten, dan bertanggung jawab
  • Memberikan layanan terbaik melalui kemitraan yang sinergis
  • Senantiasa melakukan penyempurnaan
  • Kreatif dan inovatif

Ada berbagai cara yang dilakukan manajemen dalam peneguhan kembali budaya kerja BNI, yaitu:

  • Newsletter: diawal pengangkatan, manajemen mengingatkan kembali pentingnya budaya kerja dan bersama-sama dengan pegawai untuk mengimplementasikan budaya kerja dalam operasional sehari-hari.
  • Roadshow: Manajemen melaukan roadshow ke seluruh kantor wilayah BNI dan bertemu dengan pegawai di daerah tersebut dan menekankan kembali dua hal tersebut.
  • Role Model: manajemen meminta semua pemimpin(Semua pegawai yang memiliki bawahan) untuk melakukan presentasi tentang Prinsip 46 kepada bawahaannya dan diminta komitmennya untuk menjadi role model.
  • Joint communication: secara periodik manajemen bertemu dengan Serikat Pekerja dan menyampaikan 2 fokus tersebut, sekaligus meminta feedback dari serikat Pekerja.

Pelayananyang prima hanya mungkin terwujud jika karyawannya memiliki jiwa melayani dengan meresapi budaya kerja yang dimiliki Bank BNI. Bahkan untuk pegawai yang sukan keluar dari BNI (Resign/Pensiun). Meski tidak ada kewajiban untuk melakukan PRINSIP 46. “Namun moral obligation yang kita harapkan dari mereka agar tetap menada nama baik BNI sampai kapanpun,” ujar gatoet menutup wawancara. (Faizal) Sumber : Majalah intipesan Gambar : http://img.bisnis.com